Dec 28, 2004

Today in my office...

Today in my office was nothing special... until I unintentionally take a look at the picture of my lover.. All sudden I miss her so much.. It was a lovely picture of her. I left all my work pending and start writing...

dear love, my beautiful lover,

I was just in d middle of my job, in front of my computer. It was intentionally I place your lovely picture rite of the monitor. And you know what, I can't hold my eyes not to steal a look at ur picture.. to enjoy the beauty of ur face.. and that's make me feel wanna be with you. I miss u, lovey.

Well, actually I just put your picture couple days ago. I place it in d box previously. Sorry, my dear. I simply just forgot to place it at d rite place since I move down to my new office. Hm, I just lucky to find that picture bcos it was a mess, here in my room.

All sudden, I just missing u. I'm so happy everytime I stare at ur eyes. I'm so gratefull we still being together until today. I guess I'm sorry for ignoring what you feel, your loneliness, your longing for me, bcos of my bussiness.

I am just missing you now. I love to see ur lovely face on that picture. You're so beautiful, lovey. Well, again, I'm sorry for not whispering those words on your ear.. how pretty u are! It's been quite a while I didnt notice how beautiful you are. It's been quite a while I didnt notice how I tremble everytime I see you.

I miss u. And I'm so gratefull I can feel all those feeling back again when I remember u. I will always love you, care for you, need you. You to me are everything. And I will never change it with anything. I just want u to know that I also don't wanna loose you. Unless its bcos of our destiny do us apart. I won't do anything stupid to change all these beautifull happiness in my hand with anything. Not anymore! Much less only for my own pleasure.
I love u so much, lover.
I miss U
wusss... I'm gonna put this letter when she got sleep tonite! For her morning surprise.. :)
Hmmm, now I have to go back to work.

First time blogging, this is a bit about me

aku adalah manusia, aku adalah tubuh, aku adalah yang berjiwa, aku adalah satu nuansa, sarat dengan aneka rasa, aneka rona.

aku adalah puisi kegelisahan, juga lukisan keceriaan, aku berbingkai romansa, lukisan warna-warna cinta, aku nuansa kelembutan, juga kejenuhan.

aku adalah beraneka, dan lain-lain..

aku adalah keinginan, melukis aku lewat kata-kata, bisa terlihat tanpa perlu dilihat, dikenali lewat kata-kata.

aku setitik debu, di tengah angkasa

Oct 13, 2004

Berlari Aku...

Beberapa bulan belakangan ini aku menyukai jogging. Hampir dua kali seminggu. Setelah selesai kerja, selasa dan kamis. Entahlah, sepertinya ada sesuatu memacuku untuk terus berlari dan berlari.

Aku nggak tahu sebenarnya apa yang kucari dari kegiatan ini. Apakah keinginan untuk memiliki kebugaran? atau sesungguhnya aku berlari dari sesuatu... atau seseorang! atau barangkali.. aku mengejar sesuatu!? entahlah... begitu banyak yang kupikirkan ketika aku diam.. tapi hanya satu yang kupikirkan ketika aku berlari. dia!

kadang aku paksakan diriku berlari untuk melupakannya. aku jadikan dia sebagai pemacu untuk memaksaku terus berlari. aku ingin melupakannya! aku ingin melupakannya.. aku harus melupakannya.. tapi makin besar keinginan untuk melupakannya, makin kuat kesadaran untuk melupakannya, makin deras pula ingatan-ingatan tentang wajahnya mengaliri seluruh pikiranku! dan makin kencang lariku..!!

jadi, tiap kali aku berlari, aku kian merasa dekat dengan bayangannya. aku makin merinduinya.. lalu ketika kesadaran menyergapku, aku merasakan betapa sepinya aku dalam kesendirianku... aku merindukan sesuatu. entah apa..!?. aku selalu tak bisa mengerti kemauanku.

kesadaranku menggiring pikiranku kepada my monk.
tapi kesendirianku selalu membawa pikiranku kepada dia.

lari sepertinya menjadi candu. entah tubuhku yang memintaku untuk berlari, atau kerinduanku yang datang yang mendesakku untuk berlari. apakah lari untuk menghapuskan kerinduanku tentang dia? ataukah rindu tentang dia yang menghelaku hinga aku terus datang dan datang lagi untuk berlari.

ketika berlari aku menuai kesegaran angin yang bergesekan dengan kulit berkeringatku.. menghidupkanku.. ketika berlari aku bergelut dengan sepi. ketika berlari aku menyapamu. merindukanmu. dan selalu saja berakhir dengan kesadaran yang sepi dan asing, ketika aku tak memiliki lagi sisa tenaga untuk sekedar mengayun langkahku. bahkan untuk berjalan sekalipun.

aku mengerang. dia tak ada di dekatku, tapi dia tak pernah menghilang.. entahlah..!? sampai kapan aku harus berlari kencang. Dia tak pernah bisa menghilang, sirna, terlupakan. ia selalu saja disana. memanggilku.

maka aku akan terus berlari. mencarinya. merindu.


____________
Oktober 2004,
gelora senayan. sepi. sendiri. berlari.