Oct 11, 2005

Andai Dapat Kukatakan (a poetry)

andai dapat kukatakan ini kepadamu;
tentang tak ada keinginanku selain bermuara
di keluasanmu!
seperti air yang mengikuti takdir mengalir
mengisi bentangan lautan:
tak berakhiran
tak berkesudahan

atau tentang naluri yang membawaku kembali
menekuri rautmu, sukmamu, seluruhmu
dan meleburkan diri di kedamaian yang kau tawarkan
tenggelam dalam ke-kita-an yang hakiki
dalam, tak berdasar..
tak usai berhitung waktu

andai dapat kukatakan ini kepadamu;
tepat ketika tatap kita lekat
tanpa bicara
tanpa kata

kaulah segalanya!


(Okt 2005)

Ode Buatmu...


(kepada yang mengisi jiwaku)


aku tak peduli apakah malam ini bulan meninggi
sebilah, separuh atau sepenuh wajah sama saja bagiku,
ada atau tiada karena kau tetaplah ratu
yang menaungi malam menemaniku bicara
lebur dalam diam
setelah itu tak ada lagi yang berarti,
selain kehadiranmu mengisi kekosongan hati


(Oktober 2005)

NoSpaceWord..JustDontWannaHaveAnEmptiness

seseorang pernah berkata kepadaku 
bahwa aku adalah sebersit keheningan yang panjang.. 
aku adalah malam yang diam, kegelapan yang dalam.

barangkali aku terlalu terbuka kepadamu 
dan memperlihatkan kekosongan hatiku. 
entahlah. 
kadang aku merasa tidak seperti itu. 
kadang aku hanya melepaskan apa yang membuncah 
di dadaku, ketika aku rindu tentangmu, 

atau ketika tak mampu menahan keinginan berkata-kata.. 
memujamu. 

dan ketika semua terucap, yang tertinggal hanyalah keheningan 
yang sama seperti ketika rindu itu tak ada.

mungkin itu yang kau lihat.

tapi, barangkali aku harus mengakui bahwa kau benar. 
bahwa aku hanyalah semata-mata lagu kesunyian 
yang tak ingin menari sendiri.
yeah, seperti yang kau bilang.. 

aku semata keheningan yang dalam.


___
Oct, 2005