May 18, 2017

Tegakkan Tauhid, Berantas Syirik dan Bid'ah

MUTIARA HIKMAH dari para SALAFUS SHALIH

1.) 'ABDULLAH BIN MAS'UDرحمه الله

Beliau رحمه الله mengatakan, "Barang siapa yang ingin mengambil teladan, maka jadikanlah para sahabat Nabi sebagai teladan. Karena mereka adalah orang-orang yang paling baik hatinya, paling dalam ilmunya, paling sedikit pembebanan diri, paling lurus dalam meniti hidayah, dan paling baik keadaannya. Mereka adalah sekelompok kaum yang telah Allah pilih untuk mendampingi Nabiصلى الله عليه وسلم. Maka kenalilah keutamaan mereka, ikutilah atsar-atsar mereka karena sesungguhnya mereka berada dalam petunjuk yang lurus.
(Jami' Bayanil 'ilmi wa fadhlih (no.1810), oleh Ibnu 'Abdil Barr)

2.) 'UMAR BIN 'ABDIL 'AZIZرحمه الله

Beliauرحمه الله berkata. "Rasulullah صلى الله عليه وسلم menganjurkan agar mengambil petunjuk para imam yang mempunyai ilmu, sebagai Sunnah yang kita ambil karena membenarkan Al-Qur'an dan sebagai bentuk taat kepada Allah سبحانه وتعالى serta menguatkan agama-Nya.

Barang siapa yang beramal dengannya, maka ia akan mendapat petunjuk, dan yang membelanya, maka dia akan di tolong.

Barang siapa yang menyelisihinya, maka ia telah mengikuti jalan selain jalanya para sahabat. Maka Allah akan palingan kemana ia berpaling, akan Allah campakkan kedalam neraka, dan Neraka adalah sejelek-jeleknya tempat kembali.
(Al-Muwafaqaat(IV/460), As-Syathibi, tahqiq: Masyhur Hasan Salman)

3.) IMAM ABU HANIFAHرحمه الله

Beliauرحمه الله berkata. "Wajib bagi kalian berpegang pada atsar dan jalannya para salaf. Waspadalah kalian dari setiap perkara yang baru, Karena sesungguhnya itu adalah bid'ah."
(Shaunul Manthiq(no,322), As-Suyuthi)

4.) IMAM MALIKرحمه الله

Beliau رحمه الله berkata, "Tidak akan baik akhir umat ini melainkan dengan apa yang telah baik oleh generasi pertama."

5.) IMAM ASY-SYAFI'Iرحمه الله

Beliau رحمه الله berkata، "Bid'ah itu adalah apa-apa yang menyelisihi Al-Qur'an atau As-Sunnah atau Atsar dari sebagian sahabat Rasulullah صلى الله عليه وسلم. Maka, jadikan-lah setiap apa yang menyelisihi ucapan para sahabat adalah bid'ah."
(I'lamul Muwaqqi'iin(I/119))

6.) IMAM AHMAD BIN HANBALرحمه الله

Beliau  رحمه الله berkata, "pokok ajaran Sunnah menurut kami adalah: Berpegang teguh dengan apa-apa yang telah di tempuh oleh Rasulullah صلى الله عليه وسلم, Meneladani Beliau, serta meninggalkan bid'ah. Dan stiap bid'ah adalah kesesatan."
(Ushuulus Sunnah/ hlm.19)

7.) IMAM ABU MUHAMMAD AL-BARBAHARIرحمه الله

Beliauرحمه الله mengatakan, "Al-Haqq(kebenaran) adalah apa-apa yang datang dari sisi Allah عزوجل. Sunnah itu adalah Sunnahnya Rasulullah  صلى الله عليه وسلم, dan Jama'ah adalah apa-apa yang para sahabat Rasulullah berkumpul, dari para Khalifah Abu Bakar, 'Umar, dan Utsman. Barang siapa yang mencukukpan dirinya dengan Sunnahnya Rasulullah صلى الله عليه وسلم dan apa-apa yang ditempuh para sahabat, maka ia akan beruntung, menang atas ahli Bid'ah, badannya akan tenang, dan agamanya akan selamat. Insyaa Allah.
(Syarhus Sunnah: hlm.105-106)

8.) IMAM ASY-SYATHIBIرحمه الله
Beliauرحمه الله mengatakan, "Setiap apa-apa yang datang menyelisihi petunjuk para As-Salafush shalih, maka itu adalah kesesatan yang nyata."
(Al-Muwafaqaat: lll/284)

Tegakkan Tauhid Berantas Syirik Dan Bid'ah

May 17, 2017

Dari Group WA tetangga sebelah

*Penting .. !!!*
Bacalah supaya mempersiapkan langkah antisipasi, *bergerak tapi tak terpancing*

Malam ini, kami mendapatkan informasi adanya *pertemuan beberapa kepala lembaga penegak hukum,* ada beberapa hal yang akan kami ungkap
*Aksi dukung Ahok akan dibuat saling berhadapan dgn aksi tandingan anti Ahok, dengan mengatasnamakan ormas* baik dipusat ataupun di daerah.               *TERKAIT DENGAN ADANYA AKSI SERENTAK YANG DI ADAKAN PADA TANGGAL 20 MEI MENDATANG* KAMI *MCB , FPI , LPI , GNPF-MUI BESERTA SAYAP JUANG, DAN ORMAS ISLAM LAIN NYA  *MENEGASKAN KEPADA SELURUH UMAT MUSLIM DI TANAH AIR AGAR TIDAK MENGIKUTI AKSI TERSEBUT & MEMBAWA ATRIBUT ORGANISASI MCB , FPI , LPI , GNPF-MUI MAUPUN BENDERA SAYAP JUANG ORMAS ISLAM*

*KARNA -: Simpul simpul intelejen penegak hukum yang memiliki massa di dalam ormas buatan* diminta untuk berkumpul Senin pagi pukul 11 siang.

*Simpul simpul intelejen akan membangun serta memobilisasi massa anti Ahok* dengan memanfaatkan issue issue yang berkembang
Kaops dan simpul kekuatan massa anti Ahok yang dimobilisasi, diharapkan bisa membawa bendera bendera ormas tertentu terkait anti Ahok.
Diharapkan kesiapan ditingkat resort dan sektor, *akan terjadinya aksi bentrokan kedua massa dan beberapa media telah dikondisikan*

Aksi tandingan mengatasnamakan anti aksi dukungan Ahok didatangkan dari silang antar daerah misal untuk Jakarta berasal dari Lampung
*Operasi ini untuk bertujuan meruntuhkan kepercayaan masyarakat kepada kekuatan aksi bela Islam*
Akan ada upaya pnggiringan secara massif dan sistematis dalam mbuat label negatif kpd aksi bela Islam dgn alasan kekerasan dan intimidasi.

Aksi dengan massa yang dimobilisasi ini adalah upaya penciptaan image negatif, dgn settingan bentrokan aksi kekerasan kpd massa pro ahok.

*Massa 'siluman' mengatasnamakan bagian dari kekuatan massa aksi bela Islam, akan diopinikan massa anarkis, kasar dan intimidatif*

Atas informasi yang kami terima tersebut, diharapkan untuk semua pihak mampu mengendalikan diri dan tidak mudah terpancing settingan
Berita tentang bentrokan, *aksi kekerasan serta intimidatif akan sengaja diciptakan adlh upaya tuk memancing prhatian dunia internasional*.
_Playing victim_ dan menempatkan massa pro ahok adalah korban dari kekerasan kekuatan mayoritas (disetting dan digambarkan)

Demikian informasi yang kami ungkap, brdasarkan pertemuan malam ini antara beberapa kepala lembaga penegak hukum termasuk didalamnya BIN.

*Mereka sedang berusaha membuat skenario bentrokan antara dua massa pro dan anti, sementara faktanya mereka sendiri yg buat.*

Hari Senin esok, mereka akan mulai memobilisasi massa anti Ahok *_(berasal dari rekrutan mereka sendiri dari ormas milik mereka)_*

Tingkatkan kewaspadaan *jangan mau diadu domba,* mareka sengaja melepaskan umpan dan pancingan.

Jangan sampai kita terpancing genderang perang yg sengaja mrk buat, *semua adalah pancingan,* sejak *kepolisian mmbiarkan aksi sampai malam*
Sejak mereka secara *sengaja melakukan aksi dengan tanpa ijin,* dan secara sengaja untuk menarik perhatian.

Semua dilakukan demi menarik kekuatan umat masuk ke gelanggang, demi penggiringan dan pembentukan opini versi mereka.

Karena kekuatan umat tak terpancing selama satu pekan ini, maka *mereka sengaja membentuk dan mmobilisasi massa siluman yang siap dipakai*
*Untuk membenarkan tuduhan, dan menyebarkan fitnahan keji* kepada umat yang justru tenang dan tak terpancing permainan mereka.

Umat yang aslinya sdng tenang tak tpancing issue apapun, justru dibuat sebagai pihak yang dipersalahkan akibat bentrokan yg diskenariokan.

Aksi penolakan terhadap aksi dukung Ahok akan menyebar ke seluruh daerah, dengan *skenario dan settingan bentrokan kekerasaan*

Semua itu demi opini negatif dan melegitimasi keburukan kpd kekuatan umat Islam sbg kekuatan mayoritas yg sejak awal mereka dengungkan..

*Ibu Pertiwi menangis melihat anak negeri sedang di adu domba oleh para pengkhianat negeri*, sampai kapan ini terjadi...

Sumber:
*MUHAMMAD FARHAN ALFATHIR*

KETUA *MCB

(SEBARKAN Secara bersamaan)

Sultan Brunei Kecam Aung San Suu Ki Yang Bela Ahok

*Sultan Brunei Kecam Aung San Suu Ki Yang Bela Ahok*

Eramuslim.com – Aung Sa Suu Ki tanpa malu melakukan kecaman terhadap perkara yang dia tidak kuasai yang terjadi di Indonesia mengenai penistaan agama yang dilakukan Ahok. Dengan seenak jidatnya dia mengecam Indonesia dan mengatakan hukum di Indonesia atas kasus penistaan agama yang dilakukan Ahok tidak adil. Hal ini tidak saja memicu kegeraman bangsa Indonesia, namun juga kegeraman Sultan Brunei dan juga pemerintahan Diraja Malaysia.

Sultan Brunei Hassanal Bolkiah menanggapi pernyataan Myanmar dengan penuh amarah.

“Mereka munafik kelas berat yang buta mata dan hatinya. Bagaimana mereka mengecam Indonesia dengan begitu dahsyat sementara ribuan nyawa etnis Rohingya melayang sia-sia,” kecam Sultan Brunei

Sultan Brunei juga menjadi salah satu tokoh yang dibenci media barat setelah menerapkan Undang-Undang Islam di kerajaannya. Bahkan media dari Australia pernah memfitnah habis-habisan Sultan Brunei sebagai maniak seks yang otoriter setelah melarang kaum LGBT tinggal di Brunei.

“Dalam negara saya, kami mempraktikkan kemelayuan, Islamik, sistem Monarki dan kami akan mula mengamalkan Undang-undang Islam, Undang-undang Syariah. Islam berada di dalam Perlembagaan kami, identiti negara kami, hak kami, aturan cara hidup kami,” lanjut Sultan Brunei tegar, beda sekali dengan pemimpin di negara tetangga yang bisanya cengar-cengir kuda gak jelas.

“Saat kamu mendengar bahawa Islam dan Muslim membuat pendirian dan meneguhkan kepercayaan mereka, kamu menghakimi, kamu memboikot, kamu katakan ianya salah, ianya bodoh, ianya kejam. Sekali lagi, pergilah kepada kebimbangan yang kamu patut tumpukan pada yang telah saya beritahu sebelum ini,” akhir Sultan Brunei menanggapi Suu Kyi.

Sultan Brunei Kecam Aung San Suu Ki Yang Bela Ahok https://www.eramuslim.com/berita/nasional/sultan-brunei-kecam-aung-san-suu-ki-yang-bela-ahok.htm