Aug 16, 2011

Percakapan, ehm.. Monolog Malam Itu

Aku nggak pernah menyangka, bahwa menjadi yatim ternyata membawa konsekuensi yang bahkan masih tetap berjalan dan berlaku hingga saat ini.. bahkan ketika aku sudah menjadi seorang ayah bagi anak-anaknya yang tengah beranjak dewasa... yang pertama anak laki yg tengah memasuki masa SMA, anak kedua memasuki masa SMP (remaja, juga anak laki ) dan terakhir anak perempuan berumur 8 tahun.

Pengalaman sebagai yatim, di satu sisi memberikan aku pengalaman sebagai anak yang mandiri. Namun di sisi lain, menjadi yatim sejak usia kecil menjadikan aku kehilangan figur ayah, seseorang yang di usiaku saat ini sangat kubutuhkan sebagai seorang role model. Ya, aku minim pengalaman berinteraksi dengan ayahku. Dan menjadikan aku sendiri gagap untuk bertindak bagaimana menjadi ayah yang baik, terutama untuk anak-anakku yang saat ini beranjak remaja.

Malam itu, keinginan dan niatku ingin menjadi teman bicara untuk anakku tertua, gagal total. Bukannya menjadi teman bicara, aku malah bertindak seperti seorang guru killer tengah berbicara dengan murid yang hampir tak memiliki hak untuk adu argumen. Ya, rasanya itu bukan seperti percakapan melainkan monolog. Aku mendominasi percakapan sendiri, dan anakku hanya diam mendengarkan.

Sungguh, ternyata tak bisa segampang itu menjadi orang tua, atau ayah buat anak-anaknya. Aku seperti merasakan ada gap, jurang pemisah antara aku dengan anak-anakku. Entah karena aku yang tak bisa lebur dengan mereka, atau karena mereka yang menarik diri dari aku. Mudah-mudahan aku salah.

Tapi malam itu aku baru menyadari, betapa pengalaman adalah guru yang terbaik. Dan aku tak pernah memiliki guru yang dengan siapa aku bisa belajar dan mencontoh pengalaman itu. Ya, karena aku tak pernah merasakan pengalaman dibesarkan ayahku, yang meninggal ketika aku masih kecil.

Jul 20, 2011

Our Mind,,

Kadang kita memperlakukan pikiran kita sama spt kita memperlakukan tas yang kita bawa.. Kita menjejalinya dengan segala macam barang, meski kadang kita tak pernah tau kapan dan apakah barang2 tsb kia perlukan.
Jika anda merasa tas itu semakin berat, maka coba, deh.. keluarkan satu persatu dan tinggalkan barang2 yg tidak kita perlukan,, setidaknya untuk saat ini. Mudah2an dengan mengeluarkan semakin banyak barang yang tidak perlu dari tas, sama seperti kita mengeluarkan berbagai persoalan dari pikiran kita, akan semakin meringankan dan membebaskan diri kita segala beban yang sebenarnya tak perlu dipikirkan, setidaknya untuk saat ini.

met istirahat semuanya :))) 
 
*tas gw berat bngt*
 

Jul 4, 2011

I Wish



If I could make a wish
I wish I could be with you
today and for the next million times
now and forever, yesterday and then
without the certain end

If I could make a plan
That would be I'll always beside you
today and for the next  million steps
nowhere else except beside you
sailing into an ocean blue

If some day my wish and my plan can not going thru
then let us try to make it happen
once we meet again some day in heaven
where we can walk down side by side
beneath the sky with the star and the moonlight
with all the bless given by the God

Some day that will come for sure


(4 July 2011)