Aug 21, 2017

Indonesia Terbalik, sebuah fenomena

#Copas_Iramawati_oemar

Bendera RI terbalik di buku panduan SEA Games, baru kali ini terjadi!
Padahal SEA Games sudah berpuluh tahun digelar sejak saya masih anak-anak.
Tidak mungkin panitia tidak hafal bendera RI yang hanya dwi warna merah dan putih.

Mungkin ini perlambang agar kita semua berpikir, merenung, introspeksi, bahwa di negeri ini semua sudah SERBA TERBALIK.
Banyak contohnya :

1. Anggota DPR berorasi di depan konstituennya dg provokatif dan ajakan saling bunuh, habisi, malah dibela, sementara doa yang didalamnya tidak ada unsur provokasi, malah dihujat.

2. Perusahaan raksasa membangun property dalam bentuk satu kota exclusive tanpa ijin, dibiarkan berpromosi, dan terus menjual unit bangunannya, sementara penggilingan beras yang membeli beras lebih mahal kepada petani, menguntungkan petani, malah dipidanakan hanya dengan alasan mencantumkan label AKG tidak benar.

3. Yang memposting video penghinaan kepada agama Islam dengan terang-terangan mengatakan agama Islam agama setan, dibiarkan. Sementara yang mengunggah video polisi menerima suap malah diancam pidana.

4. Pejabat menistakan agama dibiarkan tetap menjabat, selama sidang bebas, bahkan hingga vonis jatuh dan incraacht pun tidak tampak dia ditahan. Sementara seorang ustadz yang mengingatkan bahaya PKI diborgol.

5. Seorang ahli IT yang dibacok di jalan toll dini hari buta, hanya diselamatkan oleh istrinya, malah istrunya yang difitnah habis-habisan. Sementara pembacoknya disuguhi makanan, diajak makan bersama Kapolda, diberi panggung wawancara dengan stasiun tv.

6. Seorang penyidik KPK disiram air keras wajahnya sampai nyaris buta kedua matanya, malah dia yang disudutkan dengan beragam issu, sementara penyiramnya sampai sekarang tidak tersentuh.

7. Nenek ambil kayu tidak berniat mencuri hanya untuk kebutuhan hidup, dipidana. Sementara tersangka korupsi eKTP yang merugikan negara milyaran rupiah masih bebas mengemban jabatannya.

Silakan tambahkan sendiri fenomena TERBALIK dimana KEBENARAN DIPAKSAKAN JADI SALAH, sementara KESALAHAN DIPUJA BERSAMA DAN DIBELA SEOLAH KEBENARAN.

#Copas_Iramawati_oemar

No comments: