Feb 23, 2011

hujan setelah hari itu (a poetry)


tak ada lagi hujan yang berarti setelah hari itu
selain kemeritik air di kaca jendela
karena kini tak ada lagi nyanyian rindu
dan pelangi yang dulu kerap berwarna

hujan setelah hari itu slalu kuabaikan
kecuali ketika keinginan keinginan mengusik
lahirkan baris demi baris tentang kenangan
tentang segalamu wahai gadisku nan cantik

tak 'kan ada lagi hujan
yang mengajakku melahirkan kerinduan
kecuali catatan-catatan
yang kian kuabaikan
yang kian kutepiskan


(Feb 2011)
*ketika hujan

2 comments:

Si Bejo said...

kuingin berkomentar, tapi entah apa yang harus dikomentarkan. yang jelas saat membaca tulisan ini,aku seperti tersihir

Ramz said...

pak Dede Supriyatna, tk komentarnya..